melihat awan melintas di permukaan telanjang biru indah. sepoi angin membelai mata yang sayu saat nuraniku tersedot masuk dalam lubang hitam.memasuki ruang kelam paling gelap dalam alam terbawah di tempat yang sangat jauh tuk terjatuh. timbul hasrat tuk ku MENGAKHIRI HARI saat tak kuasa ku melihat lantunan nada nan pilu dalam alunan ritme tetap omongan orang yang menghentikan wana-warni cita ku yan membara dan asaku yang menggebu hanya karena tak bisa ku mengalahkan gelegar gairah kemenangan kakak yang selalu mengeringkan rongga tenggorokanku. memaksaku meneteskan butiran cerah dari sudut mata yang membiaskan rona 7 kilatan cahaya aurora bak permata indah mempesona tak lagi buatku bertanya kapan dunia menjadi indah !!
teman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar